Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTPP)

Rencana kerja tahunan penyuluh secara definisi berdasarkan Permentan 47 tahun 2016 adalah jadwal kegiatan yang disusun oleh penyuluh berdasarkan programa penyuluhan setempat yang dilengkapi dengan hal – hal yang dianggap perlu untuk berinteraksi dengan pelaku utama dan pelaku usaha. Selain itu penyusunan RKTPP dilakukan setelah dilakukannya penyusunan programa di tingkat kecamatan yang dilakukan setelah Musrenbang.

RKTPP merupakan salah satu tugas pokok dan fungsi penyuluh pertanian yang harus dibuat seorang penyuluh dua kali dalam setahun atau paling kurang sekali setahun. Dengan berlakunya Undang-Undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perikatan dan kehutanan (SP3K) maka RKTP diharapkan dapat menghasilkan kegiatan penyuluhan pertanian spesifik lokalita yang strategis dan mempunyai daya ungkit yang tinggi terhadap peningkatan produktifitas komoditas unggulan daerah dan pendapatan petani.

Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Penyuluh adalah:

  • Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Pertanian (RKTPP) menjadi  dasar pelaksanaan kegiatan penyuluhan serta untuk berinteraksi dengan petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha.
  • Menjadi alat kendali dalam pelaksanaan evaluasi dalam pelaksanaan evaluasi pencapaian kinerja penyuluh pertanian yang bersangkutan.
  • Sebagai bahan Indikator keberhasilan seorang Penyuluh Pertanian.

Tahapan Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Penyuluh (RKTP)

  1. Penetapan Tujuan

Penetapan tujuan RKTPP adalah perumusan keadaan yang hendak dicapai dalam waktu satu tahun. Tujuan dirumuskan dengan kalimat yang menggambarkan perubahan perilaku dari pelaku utama dan pelaku usaha yang ingin dan hendak dicapai. Penetapan tujuan tersebut mencakup keinginan dan kepentingan dari dua belah pihak.

2. Masalah

Masalah, adalah faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya tujuan RKTPP baik yang bersifat perilaku maupun non prilaku.

3. Sasaran

Sasaran dalam RKTPP adalah pelaku utama dan pelaku usaha ditingkat  desa/kelurahan. Penetapan sasaran perlu dilakukan berdasarkan hasil analisis gender yang dilakukan terhadap pelaku utama dan pelaku usaha pertanian tingkat rumah tangga petani dan masyarakat pedesaan pada umumnya

4. Kegiatan

Kegiatan Penyuluhan  meliputi:

a. Materi

Materi dalam RKTPP meliputi informasi teknologi pertanian yangmenjadi pesan bagi sasaran dalam bentuk pedoman petunjuk teknis suatu komoditas tertentu

b. Metode

Metode, dalam RKTPP berupa kegiatan atau metode penyuluhanyang dapat memecahkan masalah untuk mencapai tujuan

c. Volume

Volume dalam RKTPP adalah jumlah dan frekuensi kegiatan yangakan dilakukan agar sasaran dapat memahami dan melaksanakan pesan yang disampaikan melalui kegiatan/metodepenyuluhan agar terjadi perubahan perilaku pada sasaran

d. Lokasi

Lokasi, dalam RKTPP adalah lokasi yang kegiatan penyuluhan yang harus dicantumkan dalam RKTPP

e. Waktu,

Waktu, dalam RKTPP adalah waktu yang diperlukan untukpelaksanaan kegiatan yang tercantum dalam RKTPP.

f. Sumber biaya,

Sumber  biaya dalam RKTPP menjelaskan jumlah biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan yang telahditetapkan serta sumbernya.

g. Penanggun jawab

Penanggung jawab, dalam RKTPP menjelaskan siapa penanggungjawab pelaksanaan kegiatan penyuluhan jika terjadi hal yangtidak diinginkan dapat dengan  jelas diminta pertanggungjawabannya.

h. Pelaksana.

Pelaksanaan dalam RKTPP menjelaskan siapa yang melalsanakan kegiatan penyuluhan tersebut, apakah dilakukan oleh penyuluh di desa/kelurahan itu, petani, kelompok tani dan/atau pelaku usaha.

i. Keterangan

Keterangan, dalam RKTPP menjelaskan hal-hal yang perlu dijelaskan tentang pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

rencana kerja tahunan penyuluh pertanian

matriks kegiatan

Matriks kegiatan mengupayakan kemudahan pelayanan dan pengaturan

Artikel sebelumnya telah dipublikasikan pada tanggal 13/10/2019 di http://pertanian-mesuji.id/rencana-kerja-tahunan-penyuluh-pertanian-rktpp/

 

Leave a reply

WhatsApp WhatsApp us