pestisida nabati untuk OPT Padi

Pestisida Nabati Untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Padi

Pestisida nabati adalah pestisida yang berasal dari tumbuhan yang mengandung senyawa-senyawa bioaktif seperti alkaloid, terperoid, fenolik, dan senyawa lainnya yang dapat menghambat atau mematikan hama atau penyebab penyakit (patogen). Senyawa yang terkandung dalam tumbuh-tumbuhan dapat berpengaruh terhadap serangga hama melalui penghambat nafsu makan, reppelent (penolak), meng- hambat perkembangan, menurunkan reproduksi, pengaruh langsung sebagai racun, mencegah peletakan telur. Senyawa dalam tumbuh-tumbuhan juga dapat menghambat pertumbuhan jamur, menghambat perkecambahan spora dan pembentukan spora (sporulasi) yang merupakan sumber guna penyebaran penyakit (Istifadah dan Danar Dono,2010). Berikut disajikan bahan, hama/penyakit sasaran dan cara pembuatan pestisida nabati.

BahanHama SasaranCara Pembuatan
Biji Barringtonia asiaticaHama ulatBiji B. asiatica sebanyak 50 g kemudian diblender dengan menggunakan air sebanyak 1 liter (lt), tambahkan sedikit deterjen (1g/liter)
Daun sirsak 10 lembar, daun ki pahit 0.5 kg, rimpang lengkuas. 50 gHama ulatBahan dihaluskan/ditumbuk kemudian direndam dalam air (dengan volume 1:2) kemudian ditambah sedikit sabun deterjen. Setelah itu, campuran disaring dan air rendaman yang diperoleh diencerkan dengan air 1:10
Cabe rawit 1 ons dan bawang putih 1 onsUlat dan hama penghisapBahan dihaluskan, ditambah dengan air 1 liter, lalu disaring. Untuk aplikasi ditambah air 10-15 liter.
Daun tembakau 20 g, deterjen cair 1 sendok tehUlatDaun tembakau diris kemudian direbus dalam 1 lt air. Setelah itu ditambahkan 1 sendok teh deterjen cair, diaduk, dan diendapkan semalam. Air rendaman kemudian disaring dan untuk aplikasinya diencerkan dalam 10-15 liter air.
Dauntembakau 250 g, (empatgenggam)Hama PenghisapDaun tembakau diiris kemudian direndam semalam dalam 8 liter air. Saring air rendamannya, kemudian ditambahkan 2 sendok teh detergen
Daun sirsak 10 lembar, Daun tembakau 100 gBelalang dan UlatDaun diris-iris kemudian ke dimasukkan dalam 4 liter air + 4 g detergen (sabun colek), diaduk rata dan direndam semalam lalu disaring.Tiap 1 lt air saringan dapat diencerkan dengan 10-12 lt air
Daun sirsak 10-20 lembarKutu DaunDaun ditumbuk halus kemudian dilarutkan dalam 1 liter air dicampur dengan sepucuk sendok sabun colek, lalu diendapkan semalam. Air rendaman disaring dan untuk aplikasinya diencerkan dengan 10 liter airaplikasinya diencerkan dengan 10 liter air.
Daun babandotan atau kipahit (paitan) 0,5 kgUlat dan hama penghisapDaun gulma ditumbuk kemudian direndam dalam 1 liter air dan ditambah 1 g deterjen lalu diendapkan semalam. Air rendaman kemudian disaring dan untukaplikasinya diencerkan dalam 30-50 liter air
Daun sirsak 5 lembar, rimpang jeringau ΒΌ genggam, bawang putih 5 siungWerengTumbuk halus bahan-bahan kemudian rendam dalam 5 liter air + 5 g detergen selama 1-2 hari kemudian disaring. Setiap 1 lt diencerkan dengan 10-12 lt
Ranting/kulit batang pacar cina 50-100 gUlatHancurkan ranting atau kulit batang pacar cina, tambahkan air 1 lt dan 1 g detergen (dapat juga direbus selama 45 menit). Larutan disaring kemudian dapat disemprotkan ke tanaman
Akar tuba 5-10 gKeong MasTumbuk akar tuba kemudian masukkan dalam 1 lt air yang ditambah dengan 1 g detergen, aduk sampai rata dan rendam semalam kemudian saring air rendamannya
BahanPenyakit SasaranCara Pembuatan
Rimpang lengkuas atau jahe 50 gBerbagai Penyakit JamurRimpang-rimpangan ditumbuk kemudian ditambah 1 liter air + 1 g detergen, kemudian direndam semalam. Air rendamannya disaring dan siap diaplikasikan untuk penyemprotan atau bisa disiramkan untuk penyakit yang menyerang akar
Bawang putih 50 gBerbagai Penyakit Jamur dan BakteriBawang putih ditumbuk kemudian ditambah air sebanyak 1 lt yang telah diberi 1 g atau 1 cc detergen, lalu direndam semalam atau langsung diaplikasikan dengan cara penyemprotan atau disiramkan untuk penyakit yang menyerang akar
Bunga atau daun tagetes/ KenikirNematodaDaun atau bunga ditumbuk, kemudian ditambahkan air dengan perbandingan 1:10. Aplikasi dilakukan dengan penyiraman pada tanaman terinfeksi
Daun sirih 50 gPenyakit karena BakteriBawang putih ditumbuk kemudian ditambah air sebanyak 1 lt yang telah diberi 1 g atau 1 cc detergen, lalu direndam semalam atau langsung diaplikasikan dengan cara penyemprotan atau disiramkan untuk penyakit yang menyerang akar 1 lt yang telah diberi 1 g atau 1 cc detergen, lalu direndam semalam atau langsung diaplikasikan dengan disiramkan ke tanaman
Daun Cengkehhama/penyakit pascapanen atau penyakit pada akarDaun cengkih dikeringkan, kemudian ditumbuk dibuat serbuk atau tepung. Aplikasi dilakukan dengan penambahan serbuk pada lubang tanam sebanyak 1-2 sendok makan/lubang

Sumber: Jurnal Aplikasi Iptek Untuk Masyarakat, UNPAD, 2013

Leave a reply

WhatsApp WhatsApp us